Banner
Plester Pemantau Kadar Gula Darah Menjadi Harapan Baru Penderita Diabetes
Berita

Plester Pemantau Kadar Gula Darah Menjadi Harapan Baru Penderita Diabetes

Kadar Gula Darah

Bagi penderita diabetes pemantauan kadar gula darah sangatlah penting terutama penderita diabetes tipe I dan II yang telah bergantung dengan insulin. Fluktuasi kadar gula dalam darah bagi penderita diabetes amat lah berbahaya oleh karena itu pemantauan kadar gula darah harus terus dilakukan. Pada umumnya pengecekan gula darah dilakukan dengan metode invasif yaitu menggunakan sampel darah untuk menentukan kadar glukosa dalam darah. Namun sayangnya metode tersebut kurang efektif untuk mencegah hipoglikemia ketika penderita diabetes sedang melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga.

Baca : Konsumsi Kopi Menurunkan Risiko Diabetes Tipe 2

Menurut  Seokheun Choi, Asisten Profesor dari said Binghamton University Electrical and Computer Science metode pengecekkan kadar gula darah secara invasif tidak efektif saat sedang berolahraga. Hal tersebut disebabkan karena proses tersebut akan menjadi tidak nyaman karena kulit akan teriritasi dan sampel darah kemungkinan akan terkontaminasi dengan keringat yang mengandung berbagai elektrolit dan protein. Selain itu, metode itu membutuhkan aksesoris yang perlu dibawa oleh penderita selama beraktivitas seperti penyeka alkohol, glukometer dll. Oleh karena itu tim peneliti dari dari Universitas Birmingham dan Universitas Negeri New York mengembangkan plester yang dapat memonitor kadar gula darah.

Berbeda dari alat pengecek kadar gula darah pada umumnya, plester ini tidak memerlukan energi listrik tambahan.  Selain itu, pengecekkan kadar gula darah dengan plester ini tidak memerlukan sampel darah. Plester ini dapat membantu penderita diabetes memantau kadar gula darahnya hanya menggunakan keringat. Keringat akan diubah menjadi energi listrik yang akan menghidupkan biosensor pada plester. Selanjutnya, alat biosensor ini akan memantau kadar gula darah bagi si penggunanya. Dengan demikian, alat kerja ini berfungsi maksimal ketika pengguna sedang dalam keadaan berkeringat. Kondisi umum adalah setelah melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga.

Baca : Plester Insulin Pintar Mengontrol Diabetes

Sebenarnya pemanfaatan keringat untuk mengecek kadar gula darah bukanlah hal pertama dalam penggunaan sensor diabetes. Namun penggunaan alat pengecek kadar gula darah dengan keringat sebelumnya memiliki banyak masalah. Masalah yang ditemui yaitu kesulitan mengumpulkan cukup banyak keringat lalu sampel keringat yang telah diambil menjadi menguap. Plester ini sepertinya dapat memperbaiki kekurangan pada alat sebelumnya meskipun masih memerlukan waktu yang lama agar plester ini beredar di pasaran. Namun demikian, perkembangannya diharapkan dapat memberikan harapan baru bagi para penderita diabetes, terutama untuk memantau kadar gula selama olahraga untuk menghindari hipoglikemia.

sumber : www.biospectrumindia.com

Banner
id Indonesian
X