Berita

Ketahui Fakta dan Gejala Sakit Kepala Migrain Pada Anak-Anak

Berbeda Penanganan  Migrain pada anak dibanding dengan migrain pada orang dewasa

Migrain pada anak-anak memiliki beberapa hal yang berbeda dari migrain pada orang dewasa, mereka juga memiliki fitur unik mereka sendiri. Misalnya, anak-anak sering mengalami sakit kepala migrain di kedua sisi kepala mereka, berbeda dengan satu sisi kepala pada orang dewasa. Selain itu, selain itu sakit kepala migrain pada  anak-anak mengalami gejala unik yang tidak khas dari migrain dewasa.

Sakit kepala sangat umum pada anak-anak usia sekolah dan remaja. Para ahli melaporkan bahwa 30% hingga 50% anak usia sekolah dan 50% hingga 80% remaja menderita sakit kepala.

Sakit kepala migrain juga umum terjadi. Mereka terjadi pada hingga 3% anak-anak prasekolah, 11% siswa sekolah dasar, dan 23% siswa sekolah menengah.

Hal ini tentu saja mengejutkan bagi para orang tua memingat persenatse yang begitu patut di perhitungkan bahwa banyak anak-anak yang mengalami migrain pada saat iya belajar.

Baca Juga : Google Glass : Terapi Perilaku Bersosialisasi untuk Anak Autis di Rumah

Gejala migrain pada anak

  • Sakit kepala di satu sisi kepala (unilateral) sakit sedang hingga berat di kedua sisi kepala anak (bilateral)
  • Sakit kepala berdenyut atau berdenyut
  • Mual atau muntah
  • Sensitivitas terhadap cahaya (fotofobia)
  • Sensitivitas terhadap suara (phonophobia)
  • Sensitiv juga terhadap bau (osmophobia)
  • Gangguan penglihatan
  • Dering di telinga (tinitus)
  • penglihatan ganda (diplopia)

Gejala sakit kepala migrain juga diperparah dengan aktivitas fisik rutin, seperti berjalan atau menaiki tangga.

Mendiagnosis Migrain pada Anak

Meskipun pengujian seperti head CT , head MRI, dan x-ray sinus kadang-kadang dilakukan ketika seorang anak memiliki sakit kepala biasa, diagnosis migrain biasanya dibuat hanya dengan pola gejala anak. Tes biasanya tidak diperlukan jika seorang anak mengalami sakit kepala kronis dan pemeriksaan neurologis normal, kecuali jika anak tiba-tiba mulai mengalami sakit kepala parah, sakit kepalanya berubah (menjadi lebih parah atau sering, misalnya), atau jika dokter anak Anda menemukan kelainan neurologis selama pemeriksaan fisik.

Sebagai bagian dari kriteria diagnostik untuk migrain, dokter anak Anda akan memeriksa untuk melihat apakah anak Anda biasanya di mulai8 dari riwayat keluarga.

Baca Juga :  Apa Gas Sarin Itu Sebenarnya?

Perawatan Migrainn Bagi Anak

Tidak ada obat untuk sakit kepala migrain, tetapi perawatan migrain saat ini biasanya dapat membantu mengurangi seberapa sering anak Anda mengalami migrain dan mengurangi keparahan gejala migrainnya.

Perawatan migrain ini termasuk: menghindari pemicu migrain yang umum, termasuk pemicu diet (keju, cokelat, dan buah jeruk, dll.), melewatkan makan, kebiasaan tidur yang buruk, dan kurang olahraga, dll.


Sumber : Verywellhealth


 

Banner