Berita

Analisa Kimia Kuantitatif Dengan Metode Titrasi

Salah satu cara analisa kimia kuantitatif adalah dengan metode titrasi. Untuk pekerja di laboratorium pasti sudah tidak asing lagi dengan metode titrasi. Titrasi merupakan suatu metode analisa kimia kuantitatif untuk mengetahui konsentrasi suatu larutan.

Dimana prosesnya dilakukan dengan cara meneteskan atau menambah suatu cairan ke cairan lain yang akan di hitung konsentrasinya. Larutan yang ditambahkan dari buret disebut titran, sedangkan larutan yang ditambah titran disebut titrat (dalam hal ini titran dan titrat berupa asam dan basa atau sebaliknya).

Pada saat ekivalen, penambahan titran harus dihentikan, saat ini dinamakan titik akhir titrasi (TAT). Terkadang untuk mengetahui volume titran yang ditambahkan memungkinkan penentuan konsentrasi yang tidak diketahui. Beberapa reaksi dibutuhkan indikator yang digunakan biasanya menandakan akhir dari reaksi atau titik akhir.

Untuk melakukan proses titrasi ada beberapa benda yang wajib kita gunakan, diantaranya buret dan statif.

  • Buret

Buret di gunakan untuk menaruh cairan titran, buret merupakan suatu alat kimia yang kuantitatif karena di badan tubuh buret ada skala pengukuran dalam satuan milliliter (ml), buret ada beberapa ukuran di antaranya 25 ml, 50 ml dan 100 ml.

  • Statif

Statif merupakan tiang untuk penyangga buret ketika akan melakukan titrasi, biasanya di tiang buret juga di gunakan klem untuk mengunci posisi buret agar tegak berdiri sempurna  dan tidak jatuh.

Jika Anda membutuhkan buret dan statif, LabSatu juga menyediakan loh dan ada dalam rangka #LabsatuCleranceSale kami memberikan diskon special untuk pembelian buret dan statif. Untuk info lebih lanjut kunjungi labsatu.com atau hubungi kami di cs@labsatu.com

Baca juga :

TARTRAZINE C16H9N4Na3O9S2


Logo Labsatu


Sumber : chemed.chem.purdue.edu

Banner